Apple Raih Keuntungan Tertinggi Di Sedunia

News By

Sebuah penelitian yang dilakukan Canaccord Genuity menobatkan perusahaan gadget ternama, Apple sebagai perusahaan yang meraih keuntungan tertinggi dibanding dengan para kompetitornya dalam sektor perangkat mobile. Bahkan riset tersebut juga mengatakan bahwa perusahaan yang dikenal dengan logo buah apel yang digigit itu mampu menguasai pasar gadget sedunia hingga 92 persen. Keuntungan itupun diraih dalam waktu yang singkat yaitu pada kuartal pertama di tahun 2015 ini. Sedangkan kompetitor utamanya asal Korea Selatan, Samsung hanya mampu meraih 15 persen keuntungan.

 

Dalam laporannya, Canaccord Genuity juga menambahkan bahwa gabungan dari keuntungan yang didapat perusahaan Samsung dan Apple mampu melebihi 100 persen. Hal tersebut dikarenakan ternyata tidak semua perusahaan gadget mengalami keuntungan dari penjualan. Bahkan beberapa perusahaan di antaranya mengalami kerugian yang cukup besar. Biasanya perusahaan yang mengalami kerugian semacam ini merupakan perusahaan kecil yang mencoba-coba untuk masuk ke tengah persaingan pasar gadget. Namun dengan adanya merek-merek ternama, perusahaan itupun kalah pamor dan akhirnya tidak ada peminat.  

Dikutip dari halaman yang dirilis Wall Street Journall,  pada hari Selasa 14 Juli 2015, dikatakan bahwa kunci sukses perusahaan yang dibangun oleh mendiang Steve Jobs ini yaitu kekonsistenannya untuk selalu membidik pasar kelas atas. Bertahannya perusahaan untuk selalu menargetkan kalangan premium ini dibuktikan dengan semua produknya mulai dari Iphone hingga MacBook selalu dijual dengan harga yang tinggi dan stabil dari setiap generasinya.

Harga rata-rata produk dari Apple saja sudah mencapai US$ 624 di tahun 2014 lalu. Sedangkan harga rata-rata smartphone Android hanya berada di kisaran US$ 185. Di tahun 2015 sendiri, perusahaan ini telah mengalami kenaikan penjualan hingga 43 persen. Di sisi lain, para kompetitornya seperti Samsung, HTC, Microsoft dan lainnya diperkirakan akan mengalami penurunan jumlah keuntungan. Hal ini dikarenakan banyaknya vendor smartphone asal Cina yang mulai memproduksi smartphone dengan harga yang terjangkau. Apalagi kini masyarakat menengah mulai memandang smartphone lebih kepada spesifikasi bukan merek dan gengsi semata.

 

 

Advertisement