Tekan Biaya Produksi, Xiaomi Ingin Buat CPU Sendiri

News By

Perusahaan smartphone asal Tiongkok yaitu Xiaomi sepertinya tak kehabisan akal untuk menciptakan smartphone dengan harga yang murah. Baru-baru ini beredar kabar bahwa perusahaan ini akan memproduksi CPU sendiri untuk produk smartphonenya. Tujuan dari rencana ini tak lain adalah untuk menekan biaya produksi dan juga menekan harga jual dari produk smartphonenya. Sebab diketahui bahwa selama ini perusahaan tersebut membeli CPU dari pihak ketiga yang digunakan untuk produk smartphonenya.

Dilansir dari sebuah media, dikatakan jika rencana besar ini akan dijalankan di tahun depan. Perusahaan tersebut nantinya akan menciptakan dua chipset terbaru dengan jenis yang berbeda. Perbedaan chipset itu ditujukan untuk dua segmen yaitu smartphone untuk segmen menengah ke bawah dan segmen menengah ke atas. Salah satu produk smartphone untuk menengah ke bawah yaitu seperti Redmi, sedangkan untuk segmen menengah ke atas yaitu Mi Note dan Mi Series.

Dengan adanya keingingan untuk memproduksi sendiri CPU tersebut, Xiaomi berharap jika nantinya harga smartphonenya, baik untuk kelas ke bawah maupun kelas atas, memiliki harga yang lebih murah namun dengan mutu berkualitas. Tak lupa juga dengan spesifikasi lengkap serta kinerja yang maksimal.

Kabarnya, perusahaan gadget itu akan membuat CPU yang memiliki delapan buah inti, Octa Core yang akan mulai dijalankan di tahun 2016 mendatang. Sedangkan untuk membantu produksi CPU smartphone kelas atas, rencananya perusahan tersebut akan meminta dukungan dari pihak ketiga seperti Qualcomm maupun lainnya. Namun untuk spesifikasi chipset secara merinci masih belum ada laporan resmi dari pihak perusahaan.

 

 

Seperti yang diketahui, bahwa selama ini perusahaan gadget ini selalu memproduksi smartphone berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau. Meski harganya jauh di bawah harga pesaing, namun mutu dan kualitas bisa terbilang setara atau bahkan di atas dari pesaing lainnya. Dengan adanya rencana tersebut, sepertinya Xiaomi ingin mempertahankan produk smartphonenya dengan julukan low cost smartphone. Lihat saja Mi 4i yang harganya hanya 2 jutaan rupiah namun spesifikasinya setara dengan smartphone seharga 4 jutaan rupiah.

Advertisement